Teks berikut untuk menjawab soal nomor 47
s.d. 50!
Laika
Tertelan Bersama Bintang
Kota Moskow pada musim dingin terasa menusuk
tulang, aku berlari ke sana kemari untuk menghangatkan tubuh. Anjing tanpa
tuan sepertiku memang bebas pergi ke manasaja. Tapi terkadang, jika musim dingin tiba, aku merindukan sebuah rumah.
Suatu malam seorang lelaki
membawaku ke sebuah gedung. Aku diperkenalkan pada banyak orang. Lantas mereka
memanggilku Laika. Aku bahagia, setelah sekian lama akhirnya aku memiliki nama,
dan nama itu terdengar merdu.
Mereka
memeriksa tubuhku, lalu mengatakan aku terpilih karena aku terbiasa hidup di
jalanan, bertahan pada kondisi dingin yang ekstrim dan terbiasa kelaparan.
Awalnya perasaanku tidak enak, tapi kemudian aku bertemu
dengan dua kawan baru. Mereka dipanggil Muska dan Albina. Muska mengatakan kalau kami akan dilatih
untuk pergi melihat bulan dan bintang-bintang.
Oh, betapa menyenangkan! Hatiku jadi tenang.
Setiap
hari aku dan teman-temanku dilatih untuk tinggal di ruang yang sangat kecil,
hanya cukup untuk tubuh kami saja, lalu dilatih memakan makanan serupa
agar-agar berbagai rasa.
Aku
sering mendengar para pelatihku berbincang, kata mereka tabung tempatku ini
disebut Sputnik II. Terbuat dari alumunium, tingginya 4 meter, beratnya 508,3 kg. Bentuknya mengerucut supaya nanti mudah melucur di angkasa. Sputnik II menggunakan telemetri trial D untuk
nanti mengirim pesan. Aku suka
mendengar istilah- istilah aneh yang mereka bicarakan.
Lama kelamaan aku mulai terbiasa
dengan ruang yang sempit. Mereka
memasang banyak peralatan, katanya itu adalah sensor-sensor untuk mengontrol tekanan dan suhu, juga untuk memantau diriku.
Pada
tanggal 31 Oktober 1957 orang-orang yang merawatku
memelukku. Wajah mereka tampak sendu, ada
yang menangis, tapi ada juga yang tersenyum
lebar mengucapkan kata-kata penyemangat.
Tiga
hari kemudian tabung sempit yang aku tempati berguncang hebat, aku cemas
sekali. Aku ingin melompat keluar tapi semua terkunci. Lalu aku pasrah, dan
mengingat kata-kata Muska, bahwa aku akan segera melihat bulan dan bintang-bintang.
* Laika dinyatakan tewas
5-7 jam setelah peluncuran akibat
kepanasan dan tertekan karena kenaikan suhu di dalam kabin. Sputnik II membawa jasad Laika beredar di luar angkasa selama 162 hari dan
membuat 2.750 orbit sebelum akhirnya jatuh pada 14 April 1958. Laika menutup matanya di antara bintang-bintang. Sputnik II dan Laika telah memberi data berharga bagi ilmu
pengetahuan luar angkasa. 50 tahun
kemudian pemerintah Rusia membangun monumen untuk mengenang Laika di pusat pelatihan kosmonot di dekat kota Moskow.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar